IP Subnet Mask
Karena bingung terkadang dalam penghitungan subnetmask maka kutulislah sebuah pengantar perhitungan subneting ini
Moga aja bisa membantu saya sendiri dan mungkin ada yang masih membutuhkan
Artikel ini saya ambil dari blog diditpermana
Makasih yach bisa membantuku hehehe
IP Address
IP Address adalah alamat yang diberikan kejaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.16.10.01 atau dimisalkan berformat w.x.y.z. IP address adalah protokol yang paling banyak dipakai untuk meneruskan (routing) informasi di dalam jaringan.
IP address memiliki kelas-kelas seperti pada tabel 2.4.
Tabel 2.4. Kelas-kelas IP address
Kelas Range Network ID Host ID Default Subnet Mask
A 1-126 w x.y.z 255.0.0.0
B 128-191 w.x y.z 255.255.0.0
C 192-223 w.x.y z 255.255.255.0
catatan: masih ada kelas D yang jarang digunakan, dan ada IPV6 yang bakal digunakan jika IPV4 ini sudah tida mencukupi.
Misalnya Ada IP 192.168.0.100 maka termasuk IP Address Kelas C
Subnetting
Jika seorang pemilik sebuah IP Address kelas B misalnya memerlukan lebih dari satu network ID maka ia harus mengajukan permohonan ke internic untuk mendapatkan IP Address baru. Namun persediaan IP Address sangat terbatas karena banyak menjamurnya situs-situs di internet.
Untuk mengatasi ini timbulah suatu teknik memperbanyak network ID dari satu network yang sudah ada. Hal ini dinamakan subnetting, di mana sebagian host ID dikorbankan untuk dipakai dalam membuat network ID tambahan.
Sebagai contoh, misal di kelas B network ID 130.200.0.0 dengan subnet mask 255.255.224.0 dimana oktet ketiga diselubung dengan 224. maka dapat di hitung dengan rumus 256-224=32. maka kelompok subnet yang dapat dipakai adalah kelipatan 32, 64, 128, 160, dan 192. Dengan demikian kelompok IP address yang dapat dipakai adalah:
130.200.32.1 sampai 130.200.63.254
130.200.64.1 sampai 130.200.95.254
130.200.96.1 sampai 130.200.127.254
130.200.128.1 sampai 130.200.159.254
130.200.160.1 sampai 130.200.191.254
130.200.192.1 sampai 130.200.223.254
Atau akan lebih mudah dengan suatu perumusan baik dalam menentukan subnet maupun jumlah host persubnet.Jumlah subnet = 2n-2, n = jumlah bit yang terselubung
Jumlah host persubnet = 2N-2, N = jumlah bit tidak terselubung
Sebagai contoh, misalnya suatu subnet memiliki network address 193.20.32.0 dengan subnet mask 255.255.255.224. Maka:
Jumlah subnet adalah 6, karena dari network address 193.20.32.0 dengan memperhatikan angka dari oktet pertama yaitu 193, maka dapat di ketahui berada pada kelas C. dengan memperhatikan subnetmask 255.255.255.224 atau 11111111.11111111.11111111. 11100000 dapat diketahui bahwa tiga bit host ID diselubung, sehingga didapat n = 3 dan didapat:jumlah subnet = 23-2 = 6.
Sedangkan untuk jumlah host persubnet adalah 30, ini didapat dari 5 bit yang tidak terselubung, maka N = 5 dan akan didapat: jumlah host per subnet = 25-2 = 30.
Bit terselubung adalah bit yang di wakili oleh angka 1 sedangkan bit tidak terselubung adalah bit yang di wakili dengan angka 0.

salam
Comment by aboe — September 25, 2006 @ 1:43 pm
Prend kalau ad artikel bagus sharing ke gue..yach…
and ralat dikit nama gue didit permana not permata
Salam Kenal
Comment by didit permana — November 12, 2006 @ 9:12 am
Assalamu’alaikum Wr.wb.
Wah bagus-bagus. Teruskan hasil karyamu. Kalau mau sharing ilmu bisa join ke www.ks90.goodforum.net
Mudah-mudahan kita semua tambah pinter dan bermanfaat bagi agama, nusa, bangsa, dan dunia. Amin ya Robal ‘alamin.
Wassalamu’alaikum Wr.wb
Comment by KlikKanan — December 17, 2006 @ 1:10 pm
Thanks berat, suntuk banget cara ngertiin Subnet Mask. mudah-mudahan tambah banyak ilmunya ya..
Comment by Heni — February 6, 2007 @ 8:53 am
Kayanya artikel ini dah dibahas deh di http://romisatriawahono.net/?p=99 Saran gue kalo mo COPAS, alias Copy Paste tolong di kutip nama en’ situs pemberi materinya dong…. Biar lebih Fair…:D
Comment by COPAS POLICE — May 28, 2007 @ 8:14 am
yap…..terus kembangin cerita-cerita kamu….supaya bisa lebih bertambah pengetahuan kita dalam mendalami cara pengkalkulasian subnet mask yang kayaknya bakal menjadi cikal bakal kemajuan teknik informatika di indonesia…….
Comment by Sylvester.Posumah — September 26, 2007 @ 4:51 am
yah trim mas…….
indonesiaforuall.blogspot.com
Comment by eko — August 15, 2008 @ 5:17 pm
penentuan subnet maskny mana bozz
Comment by Frogs — September 25, 2009 @ 5:52 pm